Sayembara PUISI

Ketentuan

ipm tomi

1. Satu Orang Max “2 Puisi”s

2. Ngumpulinnya paling lambat 29 Agustus 2009 cap “OL”

3. Belum pernah dicetakin di media apapun termasuk bulletin sekolah, mading , majalah dll.

4. Kalo Ngirim harus dalam bentuk “Rich Text Format” ke sukarmadju@yahoo.com

5. Temen2 harus nulis Biografi lengkap (boleh dengan nama samaran) N’ wajib mencantumkan no HP

6. Setiap karya temen2 yang masuk menjadi wewenang “SUKARMADJU”

7. Unsur-unsur yang ntar dinilai adalah “Kreatif”

8. Informasi lebih lanjut dapat dikonfirmasiin melalui sukarmadju@yahoo.com or “group” “ SUKARMADJU” di facebook

Hadiah

☻ 1st Vouch. Pulsa sebesar Rp 100.000,- `

☻ 2nd Vouch. Pulsa sebesar Rp 75.000,-

☻ 3rd Vouch. Pulsa sebesar Rp 50.000,-

☻ Semua karya temen2 akan di bukukan Pengumuman pemenang ntar diumumin via “group” “ SUKARMADJU” di facebook N’ dikirim via SMS kepada seluruh peserta pada tanggal 5 September 2009

Logo_MuhammadiyahYogyakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kamis (23/07/2009) melalui Maklumat Nomor : 06/MLM/I.0/E/2009 mengumumkan penetapan tanggal 1  Ramadhan 1430 H berterpatan dengan hari Sabtu Pahing, tanggal 22 Agustus 2009. Menurut keterangan yang menyertai maklumat tersebut, penentuan tersebut sesuai hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Di dalam maklumat tersebut dinyatakan  bahwa ijtimak menjelang Ramadhan 1430 H terjadi pada hari Kamis Kliwon tanggal 20 Agustus 2009 M pukul 17:02:48 WIB. Data astronomis yang menjadi dasar penentuan tersebut adalah tinggi hilal pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta ( f = -07° 48¢ dan l = 110° 21¢ BT ) = -01° 10¢ 20² (hilal belum wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam Hilal di bawah ufuk.

Idul Fitri dan Idul Adha 1430 H

ramadhnDalam maklumat tersebut, PP Muhammadiyah juga menyertakan Tausiyah Ramadhan yang salah satunya mengingatkan agar bulan Ramadhan ini dijadikan momentum untuk mempertautkan kembali hati yang mungkin selama Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden telah terjadi perbedaan pendapat dan pilihan sehingga menimbulkan keretakan hati.

Selain penetapan 1 Ramadhan, Maklumat tersebut juga memuat penetapan 1 syawwal 1430 H  jatuh pada hari Ahad Legi tanggal 20 September 2009 , dan ‘Idul Adha (10 Dzulhijjah 1430 H) jatuh pada hari Jum’at Wage tanggal 27 Nopember 2009 M. (Arif)

PDF E-mail
peduli-aidsJombang – Perkembangan kasus HIV-AIDS di Kabupaten Jombang kian mencemaskan. Data Jombang Care Center (JCC) menyebutkan, hingga Desember 2008 tercatat sudah 120 orang yang terdeteksi mengidap HIV-AIDS.
Atas kondisi tersebut, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) menempatkan Kabupaten Jombang pada urutan ke 3 setelah Surabaya dan Malang dengan jumlah pengidap HIV-AIDS terbanyak se Jawa Timur.

Manager Program JCC, Gomar F Gimon, mengatakan penularan HIV-AIDS di wilayah Jombang terjadi dengan sangat pesat terutama pada remaja usia produktif serta pekerja seks komersial. “Yang rentan penularan penyakit mematikan itu adalah pengguna narkoba jarum suntik yang didominasi oleh remaja usia produktif serta pelanggan pekerja seks dan pasangannya,” katanya, Kamis (15/1) siang.

Gomar menambahkan, pihaknya selaku lembaga penanggulangan penularan HIV-AIDS di wilayah Jombang sudah berusaha mengantisipasi dan menekan angka korban korban yang tertular virus HIV-AIDS. Namun, upaya yang dilakukan masih menemui banyak kendala. “Kendala yang dihadapi diantaranya pengendalian infeksi yang lemah, baik tenaga medis, anggaran, maupun kebijakan yang tidak mendukung upaya memutus mata rantai HIV/AIDS,” Ungkap pria yang akrab disapa Igo ini. (Violine)

Written by Eka Rimawati “suara warga.info

peduli-aidsBandung (ANTARA News) – Rendahnya pengetahuan masyarakat terkait penularan dan pencegahan virus Human Immuno Deficiency Virus (HIV) Acquired Immuno Deficiency Syndrome) AIDS, menjadikan Indonesia sebagai negara tercepat dalam penularan HIV/AIDS di Asia.

Yudhi F Oktaviadhi, penulis buku Syair Untuk Sahabat mengatakan hal itu dalam acara bedah buku Syair Untuk Sahabat dan kampanye AIDS di Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari ABA, akhir pekan.

Dikatakan, informasi berupa poster dan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) mengenai HIV, masih belum cukup efektif untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat.

Banyak yang salah menangkap pesan dalam poster atau ILM tentang AIDS, terutama para remaja.

Menyadari minimnya informasi yang bisa diperoleh mengenai AIDS, Yudhi yang juga merupakan jurnalis tabloid Bola, mencoba berpartisipasi dengan menulis buku Syair Untuk Sahabat, yang berisi tentang kisah-kisah nyata kehidupan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang dikumpulkan sejak 2003.
Sebelumnya banyak buku mengenai AIDS tetapi tidak mudah dipahami, karena dalam bentuk cerita dan dengan cara pendekatan yang berbeda, buku ini jadi lebih mudah dipahami.

Dikatakan Yudhi, diharapkan masyarakat bisa memahami apa itu AIDS, sehingga tidak keliru dalam meyikapi AIDS, minimal untuk diri sendiri dan orang-orang disekitar.

Hal yang dijauhi itu virusnya, bukan orangnya, tidak masalah jika hanya bersalaman atau bersentuhan karena hampir 90% ODHA disingkirkan oleh keluarganya sendiri dan tidak diterima di Rumah Sakit (RS).

Juga dibutuhkan ODHA bukan hanya obat penunda kematian, tetapi juga perhatian dan dukungan dari keluarga dan kerabat terdekat. Pengucilan hanya akan mempercapat kematian ODHA karena merasa tertekan, depresi dan tidak diterima.

Dikatakan Yudhi, kematian akibat HIV AIDS, umumnya akibat terlambat diagnosis karena masyarakat Indonesia tidak sadar bahwa virus AIDS bisa menjangkit pada siapapun meski tidak melakukan hubungan seksual, narkoba dan mengkonsumsi alkohol.

Namun jika mengkonsumsi drugs secara bersama-sama resikonya lebih besar.

Orang yang melakukan drugs bersama-sama, dalam waktu tiga atau empat tahun kemudian, 99 persen dapat lebih muda terkena AIDS.

Masih menurut Yudhi, hubungan seksual dengan sesama laki?laki, sangat berisiko dalam penularan AIDS karena dapat menimbulkan luka dan darah yang menjadi media untuk memudahkan penularan.

Hubungan sesama jenis menjadi penyebab utama penularan HIV AIDS di Amerika.(*)

Pelajar Tidak Sekedar Menjadi Obyek Kebijakan dan Kepentingan

Friday, 10 July 2009 13:29

YU Pelatihan Advokasi Dini (PADI) PW IPM Jateng Purwokertp, Jawa Tengah – Bupati Kabupaten Banyumas, H. Mardjoko, M.M, mengungkapkan dalam era kehidupan yang semakin demokratis dan terbuka saat ini, dibutuhkan adanya pemahaman yang komprehensif dari seluruh warga negara mengenai hak dan kewajibannya dalam lingkup kehidupan bernegara. Salah satu aspek kehidupan bernegara adalah aspek hukum. Pemahaman masyarakat tentang hukum akan turut memberi jaminan atas keberhasilan penegakkan supremasi hukum sebagai bagian dari komitmen bangsa di era demokrasi untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih baik. Hal tersebut disampaikan beliau dalam pembukaan Pelatihan Advokasi Dini (PADI) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah, Kamis, 9 Juli 2009 di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Purwokerto. Beliau mengungkapkan pelajar sebagai bagian dari unsur pemuda yang merupakan elemen masyarakat yang penting dan strategis harus mendapat perharian. Pelajar perlu dibekali dengan pemahaman tentang aspek hukum, khususnya yang berhubungan dengan aktifitas pokoknya, yaitu dalam hal pendidikan. “Dengan pemahaman yang baik mengenai aspek hukum khususnya dalam lingkup dunia pendidikan, pelajar diharapkan mampu berperan lebih dalam kehidupan berbangsa, tidak sekedar menjadi obyek kebijakan dan kepentingan, tetapi bisa berperan aktif dan memberikan kontribusi positif dalam proses pembangunan, dengan tetap berpijak pada landasan hak dan kewajiban yang dimilikinya dalam koridor tata hukum yang berlaku”, tutur beliau dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Banyumas, H. Santoso, S.H, M.A.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah, Muhammad Dwi Fakhrudin, mengungkapkan gerakan advokasi di Ikatan Pelajar Muhammadiyah dimulai sejak Muktamar XII Ikatan Pelajar Muhammadiyah tahun 2000 di Jakarta. Gerakan tersebut muncul atas inisiatif kondisi krisis yang sedang melanda bangsa Indonesia dan untuk melindungi hak-hak kaum pelajar dan remaja, sehingga kaum pelajar dan remaja bukan menjadi kaum mustad’afiin yang menjadi obyek kebijakan pemerintah. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyumas, H. Muhson, S. Ag, menuturkan harapannya agar dari pelatihan advokasi dini tersebut akan muncul advokat-advokat yang bermartabat dan berakhlakul karimah.

PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH

MAKLUMAT
PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH

Tentang PEMILIHAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN
TAHUN 2009


Logo_Muhammadiyah

Bismillaahirrahmaanirrahim

Pimpinan Pusat Muhammadiyah setelah mencermati perkembangan
politik nasional berkaitan dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun
2009, dengan ini mengeluarkan maklumat sebagai berikut:

1. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan tajdid tetap istiqamah
dengan Khittah untuk tidak memiliki hubungan dan tidak terlibat dalam
melakukan dukungan politik dengan kekuatan politik mana pun. Fasilitas
gedung, amal usaha, masjid dan mushala, serta institusi-institusi di
lingkungan Muhammadiyah tidak boleh digunakan untuk kepentingan dan
kampanye politik. Apabila terdapat anggota Pimpinan Persyarikatan,
Majelis, Lembaga, Organisasi Otonom, Amal Usaha, dan institusi-institusi
lainnya dalam lingkungan Muhammadiyah yang menjadi anggota Tim
Sukses dari calon Presiden dan Wakil Presiden maka yang bersangkutan
dinon-aktifkan dari jabatannya sampai selesai kegiatan Pemilihan Calon
Presiden dan Wakil Presiden.

2. Bahwa bangsa Indonesia telah melintasi perjalanan sejarah yang panjang
dengan fondasi falsafah negara dan cita-cita nasional yang kokoh serta
agenda-agenda besar bangsa yang harus diselesaikan. Karena itu dalam
menghadapi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden setiap calon perlu
memiliki komitmen tinggi pada idealisme kebangsaan yang luhur itu.
Segenap pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden serta partai politik
dan tim sukses yang mendukungnya hendaknya menjadikan Pemilu 2009
sebagai proses demokrasi yang penting dan strategis untuk sebesar-besarnya
memenuhi hajat hidup dan kepentingan bangsa. Dalam berkompetisi
hendaknya bersaing secara sehat dilandasi etika dan sportivitas yang tinggi,
mengedepankan program kerja, menjauhkan diri dari praktik politik uang,
dan tidak menebar janji kosong bagi rakyat. Pemilihan Presiden dan Wakil 2
Presiden serta koalisi yang dibangun hendaknya mengedepankan
kepentingan bangsa, tidak merupakan kompromi-kompromi politik untuk
mengejar kekuasaan sesaat. Kendati politik itu bersifat praktis dan dinamis
namun hendaknya dalam berpolitik disertai nilai-nilai kebenaran, kejujuran,
kebaikan, keteladan, kepatutan, dan moral yang utama.

3. Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pemerintah, Badan Pengawas Pemilu, dan
pihak-pihak yang terkait lainnya hendaknya menyelenggarakan pemilihan
Presiden dan Wakil Presiden secara lebih cermat dan transparan. Berangkat
dari pengalaman Pemilu legislatif yang lalu, hendaknya pelaksanaan
pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dipersiapkan dengan seksama serta
tidak mengulangi kesalahan yang mencederai legitimasi proses demokrasi
dan memicu keresahan publik. Perlu diingat bahwa satu orang pun yang
terabaikan atau dirugikan haknya untuk memilih berarti mengabaikan hak
politik dan hak asasi rakyat. Karena itu, seluruh pihak penyelenggara
hendaknya menunjukkan komitmen yang kuat dan kesungguhan dalam
bekerja untuk mewujudkan pelaksanaan pemilihan Presiden dan Wakil
Presiden yang benar-benar jujur, adil, bersih, transparan, damai, beradab,
serta mampu mencegah kecurangan dan praktik politik uang.

4. Mengajak segenap warga negara untuk menggunakan hak politik secara
bertanggungjawab disertai pertimbangan matang bahwa yang dipilih benar-
benar dapat membawa kemajuan bangsa dan negara. Penggunaan hak
politik tersebut merupakan wujud tanggungjawab berdemokrasi untuk
perbaikan, penyempurnaan, dan kelangsungan kehidupan bangsa. Sebagai
perimbangan, bahwa partisipasi rakyat yang positif harus disertai dengan
komitmen total dari calon Presiden dan Wakil Presiden serta segenap elite
politik dalam merespons, menampung, dan memperjuangkan aspirasi rakyat
dengan sungguh-sungguh sehingga tidak membuahkan kekecewaan dan
apatisme politik di kemudian hari. Perlu diingat bahwa jabatan kekuasaan
adalah amanat yang harus dijalankan dan dipertanggungjawabkan selain
kepada rakyat, juga kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa.

5. Mengajak kepada warga Muhammadiyah pada khususnya dan warga bangsa
pada umumnya agar menggunakan hak politik secara cerdas untuk memilih
pemimpin nasional yang benar-benar memiliki sifat dan kualitas sebagai
berikut: (1) berjiwa negarawan dengan mengutamakan kepentingan negara
dan bangsa di atas kepentingan lainnya, (2) berkarakter kuat yang
ditunjukkan dengan keteguhan memegang prinsip serta kesesuaian antara
kata dan tindakan, (3) memiliki visi kebangsaan yang jelas khususnya dalam
melakukan penyelamatan atas sumberdaya alam dan kekayaan negara, (4)
mampu bekerja-keras dan bekerja-nyata untuk kemajuan bangsa, (5)
mengedepankan kemandirian ekonomi nasional dan mewujudkan kebijakan 3
ekonomi bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, (6) menjaga martabat
bangsa dan kedaulatan negara dari berbagai intervensi dan kepentingan
asing, (7) mengagendakan perubahan yang konkret untuk keluar dari transisi
dan membawa kemajuan sejalan dengan cita-cita nasional, (8) melakukan
revitalisasi reformasi dan demokrasi yang bersifat mendasar disertai
kebijakan-kebijakan nasional yang mengutamakan hajat hidup rakyat, dan
(9) secara proporsional akomodatif terhadap aspirasi umat Islam dengan
tetap menunjukkan komitmen kuat dalam membangun bangsa secara
keseluruhan.

Nashrun Minallah Wa Fathun Qarib

Yogyakarta, 01 Jumadats Tsaniyah 1430 H
26 Mei 2009 M

Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Logo_Muhammadiyah

Ketua Umum,                                                                   Sekretaris Umum,

Prof. Dr. H. M. Din Syamsuddin,                        M.A Drs. H. A. Rosyad Sholeh

iom tomi 2PIMPINAN DAERAH
IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH
KABUPATEN JOMBANG
Sekretariat: Jl. Dr. Sutomo 15 Telp.(0321)0000000 Jombang
Website: http://www.ipmjombang.wordpress.com

Email: ipmjombang@gmail.com


Nomor        : B.1-XIII/PD.IPM-097/2009
Lamp        : –
Perihal        : Undangan

Yth.
Ipmawan/Ipmawati
___________________________
di-
Jombang

Assalamu’alaikum wr. wb.
Ba’da salam semoga limpahan rahmat serta hidayah Allah senantiasa tercurah kepada hamba-hambaNya yang senatiasa istiqomah memperjuangkan agamaNya. Amien.
Sehubungan dengan terbitnya Tanfidz Muktamar IPM ke XVI, maka kami mengharap kehadiran Ipmawan/Ipmawati pada rapat konsolidasi yang Insyaallah dilaksanakan pada

Hari        : Sabtu
Tanggal    : 9 Mei 2009
Waktu        : Pukul 07.30 WIB
Tempat     : Kantor PDM Jombang

Demikian undangan ini disampaikan, atas kehadiran Ipmawan/Ipmawati disampaikan terima kasih.
Nuun Wal Qolamii Wamaa Yasthuruun
Wassalamu’alaikum wr. wb.

Ketua Umum,                                                                                              Sekretaris,

Nanang Zakiyya                                                                                       Ahmad Afandi

iom tomi 2 PIMPINAN DAERAH
IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH
KABUPATEN JOMBANG

Sekretariat: Jl. Dr. Sutomo 15 Telp.(0321)

Jombang
Website: http://www.ipmjombang.wordpress.com              Email: ipmjombang@gmail.com

Nomor        : A.1-XIII/PD.IPM-098/2009
Lamp        : –
Perihal        : Undangan

Yth.
SMA/SMK/SMP/MTs Muhammadiyah
Se-Kabupaten Jombang
di-
Jombang

Assalamu’alaikum wr. wb.
Ba’da salam semoga limpahan rahmat serta hidayah Allah senantiasa tercurah kepada hamba-hambaNya yang senatiasa istiqomah memperjuangkan agamaNya. Amien.
Sehubungan dengan terbitnya Tanfidz Muktamar IPM ke XVI, maka kami mengharap kehadiran Waka Kesiswaan/Pembinan IPM dan Ketua Umum IPM pada rapat konsolidasi yang Insyaallah dilaksanakan pada

Hari        : Sabtu
Tanggal    : 9 Mei 2009
Waktu        : Pukul 08.30 WIB
Tempat     : Kantor PDM Jombang
Acara        : –      Rapat Konsolidasi
–    Sosialisasi Tanfidz Mukatamar IPM Ke-XVI
–    Evaluasi Kerja Pimpinan

Demikian undangan ini disampaikan, atas kehadirannya disampaikan terima kasih.
Nuun Wal Qolamii Wamaa Yasthuruun
Wassalamu’alaikum wr. wb.

Ketua Umum,                                                                           Sekretaris,

Nanang Zakiyya                                                                          Ahmad Afandi